Hey!

Ternyata, kita udah tidak kecil lagi..
Semua udah berubah...
Aku, Kamu, Dia, dan Mereka.

Yang tertinggal hanyalah kenangan-kenangan indah
Kenangan masa lalu saat kita berlari-lari, naik sepeda, panjat pohon..
Kenangan lucu yang terus saja akan teringat

Aku gak mau dewasa.
Karena masa kecil itu lebih bahagia daripada sekarang
Sehari-hari dilewati dengan gelak tawa yang tidak terhenti-henti
Tidak ada terlihat lelaki dan perempuan
Yang ada hanya..
Aku, Dia, Kamu, dan Kita.

Senangnya masa-masa itu
Sepertinya,
Tidak mau berakhir..

Tetapi, Semua sudah berakhir..
Eh..
Bukan berakhir..
Hanya berjalan maju kedunia yang lain
Penuh lika liku dan karang terjal
Tapi ya itu lah seninya..

Tidak hanya gelak tawa canda yang terlihat
Karena kita sudah mengenal artinya sakit hati.
Seperti namanya, pastilah itu sakit.
Pahit dan getir
Tapi sekali lagi..
Itu lah seninya hidup ini.
Tergantung seseorang itu menjalaninya.

[Ah, Sok Dewasa kamu]

Siapa bilang?
Aku tidak dewasa.
Aku tidak mau dewasa.
Aku masih bermimpi saat kita berlari-lari tanpa tau arah.
Saat kita tertawa tanpa ada larangan untuk menjadi seorang putri.

Saat ini, Aku cuma bisa iri
melihat kalian bisa melangkah lebih jauh dari tempatku berdiri.
Butuh berapa langkah lagi untuk menggapai tempatmu disana?
Ah lagi-lagi..
Pertanyaan kosong tiada terjawab.
Terlalu banyak pertanyaan di kepalaku..
Dan semua tiada yang terjawab.
Letih untuk bertanya, karena gak akan ada yang bisa jawab keluhanku.

Mungkin sudah saatnya untuk berhenti mengeluh?
Sepertinya sih harus..

0 comments:

About Me

My photo
A Blank Canvas, Ready to be painted. Contemplation at its best. A personal Journey...

goBlog